Tags

, , , , , ,

Sehari sebelum lebaran niat mo jalan-jalan cari baju baru buat lebaran besok eh ternyata gak jadi karena tergiur USB Modem EVDO Rev.A AC682 yang harganya gak jauh beda ma harga satu buah baju cuman Rp. 199.000,- plus tip buat yang jualan Rp. 1.000,- hehehe……..

Tanpa pikir panjang pendek (kyk ukuran saja) langsung deh ana mampir ke Galeri tempat jualannya sambil tanya coverage area-nya mencakup sampai mana saja, karena ana masih rada ragu dengan coverage area untuk jaringan EVDO rev. A ini. Ujung-ujungnya yah kita taulah sebagai seorang penjual mesti menjual barang dagangannya dengan mengagung-agungkan produknya dengan mengatakan bahwa untuk area d tempat saya tinggal sudah ter cover dan sinyal yang didapatkan sangat bagus. Tapi alih-alih sinyal yang sangat bagus yang ana dapatkan ketika konek pake OS Windows tapi sinyal “Jailangkung” (datang gk d undang, pergi gk bilang2 hehehe…), sinyal EVDO Rev.A yang didapat tidak konsisten silih berganti dengan sinyal CDMA 2000 1x bahkan sama sekali tidak ada sinyal (dari dulu tetep saja masalhnya, sinyal dan sinyal….). Tapi terlepas dari itu konektifitas yang ana dapatkan lebih dari cukup kalo hanya sekedar dipakai buat browsing dan downloading file-file berukuran mini, tidak mengecewakanlah pokoknya🙂.

Karena pada kompie ana menggunakan dual boot (Windows XP2 dan Linux Open Suse 11.4), ana coba deh tu modem buat konek pake Linux, walaupun sempat menemukan sedikit kendala tapi keseluruhanya bisa terkoneksi dengan baik n cukup memuaskan. Buat temen-temen yang mo nyoba, neh dia ana jelaskan step by step-nya:

1. Colokin modem ke konektor USB pada kompie anda, biar tidak ribet input password ke depannya sebaiknya anda login sebgai Root dulu (optional).

2. Buka bash Terminal anda (apabila anda masih user biasa maka anda login dulu sebagai root ) kemudian ketikkan
  #lsusb

 3.  Perhatikan pada baris terakhir Bus 002 Device 004: ID 19d2:ffde ONDA Communication S.p.A ini adalah device storage smartfren anda, fokus pada baris huruf yang di bold/ditebalkan. Coba  langsung kita kenalkan device ini ke kernel dengan perintah:

   #modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xffde

 “ingat didepan angka ditaruh 0x, ini menandakan bahwa angka yang digunakan adalah hexadesimal”

 kemudian lihat apa yang terjadi dengan mengetikan perintah:

 #dmesg |tail

 perhatikan bahwa modem dikenali sebagai storage/ media penyimpanan sr1 (/dev/sr1)

 4. Supaya device modemnya bisa dikenali maka kita lepaskan dulu ikatan device storagenya dengan perintah :

#eject /dev/sr1

5.kemudian cek lagi apakah device modemnya sudah terdeteksi atau belum dengan perintah:

#lsusb

Perhatikan pada baris terakhir Bus 002 Device 004: ID 19d2:ffdd ONDA Communication S.p.A ini adalah device modem smartfren anda, fokus pada baris huruf yang di bold/ditebalkan. langsung saja kita kenalkan device ini ke kernel dengan perintah:
   #modprobe usbserial vendor=0x19d2 product=0xffdd

kemudian lihat apa yang terjadi dengan mengetikan perintah:

 #dmesg |tail

6. Kalo sudah muncul pesan seperti itu bertanda device modem anda sudah terkoneksi, sekarang tinggal mencari tau di device manakah dia terkoneksi dengan menggunakan perintah :

  #wvdialconf

perhatikan baris Found a modem on /dev/ttyUSB0 ini adalah lokasi device modem anda, ingat alamat device ini karena akan kita gunakan waktu mensetting dial-up modem menggunakan wvdial dan kppp.

7. Untuk dial-up menggunaan wvdial caranya sangat sederhana, pertama-tama kita rubah konfigurasi wvdial-nya di /etc/wvdial.conf menggunakan kwrite pd x server atau vi pada konsole anda, kemudian sesuaikan konfigurasi wvdial anda pada text yang d cetak tebal di bawah.

[Dialer default]

Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2
Modem = /dev/ttyUSB0
Phone = #777
Idle Seconds = 300
Password = smart
Stupid Mode = 1
Compuserve = 0
Baud = 57600
Auto DNS = 1
Dial Command = ATDT
Ask Password = 0
ISDN = 0
Username = smart
 

kemudian simpan perubahan yang anda lakukan. kemudian masuk ke konsole/ terminal dan ketikkan perintah:

#wvdial

 selamat anda sudah terkoneksi, sekarang tinggal browsing menggunakan berowser favorit anda.

8. dial-up menggunakan kppp tidak jauh beda dengan wvdial, kalau ada yang merasa kesulitan silahkan dilayangkan, insya Allah akan ana bantu sebisa ana. terima kasih.